Langsung ke konten utama

Ekonomi (dampak virus corona pada perekonomian Indonesia)

Dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia.
China merupakan negara eksportir terbesar dunia. Indonesia sering melakukan kegiatan impor dari China dan China merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia. Adanya virus Corona yang terjadi di China menyebabkan perdagangan China memburuk. Hal tersebut berpengaruh pada perdagangan dunia termasuk di Indonesia. Penurunan permintaan bahan mentah dari China seperti batu bara dan kelapa sawit akan mengganggu sektor ekspor di Indonesia yang dapat menyebabkan penurunan harga komoditas dan barang tambang.
China merupakan importir minyak mentah terbesar. Selain itu, penyebaran virus Corona juga mengakibatkan penurunan produksi di China, padahal China menjadi pusat produksi barang dunia. Apabila China mengalami penurunan produksi maka global supply chain akan terganggu dan dapat mengganggu proses produksi yang membutuhkan bahan baku dari China. Indonesia juga sangat bergantung dengan bahan baku dari China terutama bahan baku plastik, bahan baku tekstil, part elektronik, komputer dan furnitur.
Untuk upaya penanggulangannya:
Dalam menghadapi dampak dari virus Corona ini adalah menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4.75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4.00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5.50%. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19. Bank Indonesia akan mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik untuk menjaga agar inflasi dan stabilitas eksternal tetap terkendali serta memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mpu Purwa Museum, a Legacy from Malang City History

Malang City actually has a few museums, but most of the people only know about Brawijaya Museum, Even though, there is also Mpu Purwa Museum, with its collection of Hindu & Buddha artefacts. The Mpu Purwa museum is located on st. Soekarno Hatta 210, Lowokwaru. The museum's location is in a residential neighbourhood, west of the Brawijaya Hospital. In 2000, the government of the city through the Educational Departure took the initiative to gather artefacts around the Malang City into the special place.  Initially all those artefacts stored in public libraries.  With various considerations, in 2001 the government used the former building SDN Mojolangu 2 as the store of such historic artefacts. Over time, the building was restored to make a fitting place to store the antiquities and artefacts. 2nd of May, 2004, the building was finally inaugurated by Malang's Mayor, Supremapto Peni. The official name given was Balai Penyelamatan Benda Purbak...

SOS4Love Project

Assalamualaikum guys, before continuing to read the blog, let's introduce myself. My name is Hendri Kurniawan, from SMAN 1 Purwosari,grade XI IPS1. In this blog I want to fill in the SOS4Love Project to be precise about SDGs number 3,it's Good Health and Well-Being. All health issues in SDGS are integrated into one goal number 3, which is to ensure a healthy life and promote well-being for all people of all ages. There are 38 SDGS targets in the health sector that need to be implemented. Among the unresolved issues addressed are efforts to reduce maternal mortality (aki) and infant mortality (akb), HIV/AIDS disease control, TB, malaria, and increased reproductive health access (including birth control), the following: 1) noncommunicable disease deaths (PTM); 2) drug and alcohol abuse; 3) death and injuries caused by traffic accidents; 4) universal health coverage; 5) contamination and pollution of water, air and soil; As well as crisis and emergency management.